Archive for Juni, 2011


Keuntungan Berhenti Merokok Dalam Hitungan Jam

Jakarta, Berhenti merokok adalah hal yang tidak mudah dilakukan, terutama pada seseorang yang sudah sangat kecanduan nikotin. Tapi jika berhasil berhenti merokok, ada keuntungan yang didapat dalam hitungan jam.

Untuk mencapai hal tersebut memang dibutuhkan niat, tekad dan komitmen yang kuat serta dukungan dari lingkungan sekitarnya. Namun hasil yang didapatkan akan jauh lebih memuaskan dari perjuangan yang dilakukan.

Efek yang didapatkan dari berhenti merokok mencakup berbagai hal termasuk mental dan fisik. Berikut ini adalah efek yang bisa didapatkan jika seseorang berhenti merokok, seperti dikutip dari Lifemojo, Jumat (3/6/2011) yaitu:

Dalam waktu 8 jam
Kadar nikotin dan karbon monoksida dalam darah akan sangat berkurang. Hal ini bisa menurunkan risiko serangan jantung dan kadar oksigen dalam darah akan meningkat ke jumlah normal.

Dalam waktu 24 jam
Risiko terkena serangan jantung semakin berkurang. Semua karbon monoksida dan nikotin akan keluar dari dalam tubuh. Serta ujung saraf mulai tumbuh kembali sehingga mengembalikan kemampuannya untuk meningkatkan sensor rasa dan bau. Baca lebih lanjut

Iklan

9 Cara Kurangi Lemak Berlebih pada Perut

Tidak percaya diri dengan perut yang tampak buncit karena lemak berlebih? Jangan khawatir, karena selalu ada cara untuk mengatasinya. Salah satunya dengan tidak melewatkan sarapan. Tapi tidak itu saja, Anda perlu delapan cara lagi untuk mendapatkan perut rata dan indah.

Jika dilakukan secara teratur, bukan hanya lemak di perut saja yang berkurang, tapi juga membentuk tubuh lebih indah dan ideal. Ini dia tipsnya, seperti dikutip dari Allwomenstalk.

1. Jangan Pernah Lewatkan Sarapan
Jika Anda tidak makan berjam-jam setelah bangun tidur di pagi hari, tubuh akan merasa sangat lapar. Mengawali hari dengan perut kosong akan memperlambat metabolisme tubuh, sehingga pembakaran kalori pun jadi lebih lambat. Seseorang harusnya memenuhi minimal 25% dari kebutuhan energi hariannya. Para ahli nutrisi percaya bahwa sarapan menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan tubuh langsing. Jadi, sempatkanlah sarapan yang mengandung karbohidrat dan protein, seperti bubur ayam, roti dengan butter atau bubur jagung dengan telur.

2. Kontrol Asupan Makanan
Perbanyak konsumsi makanan yang ‘membakar lemak’ seperti nasi merah, sayur, buah segar, susu skim, telur putih dan ikan. Hindari makanan tinggi kalori, di antaranya pizza, burger, gorengan, roti, daging berlemak dan produk yang mengandung banyak gula.

3. Makan dengan Perlahan
Perut akan lebih mudah menerima makanan yang sudah dicerna dalam mulut dengan baik. Kebiasaan mengunyah makanan dengan perlahan, kecil kemungkinannya ‘menimbun’ berat berlebih. Otak menerima sinyal bahwa perut sudah kenyang, 20 menit setelah kita memulai makan. Karena itu dengan mengunyah lebih lama (kurang lebih 30 kunyahan), akan mencegah Anda menyantap makanan ekstra dan tidak menambah kalori. Baca lebih lanjut

Tips Agar Pria Selalu Jantan

Jakarta, Salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh kaum laki-laki adalah disfungsi ereksi, karena bisa menurunkan kepercayaan diri dan tidak dapat memuaskan pasangan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan pria agar tetap bisa ereksi dengan kuat dan selalu jantan.

Disfungsi ereksi adalah suatu kondisi yang mana seorang laki-laki mengalami kegagalan dalam memulai atau mempertahankan ereksi sampai batas waktu yang diperlukan oleh kedua pasangan seksual dalam mencapai kepuasan.

Para ahli memberikan rekomendasi untuk mencegah terjadinya disfungsi ereksi, seperti dikutip dari WebMD, Kamis (16/6/2011) yaitu:

1. Perhatikan apa yang dimakan
Mengonsumsi makanan yang buruk bagi jantung akan berpengaruh pada kemampuan ereksinya, karena bisa menghambat aliran darah yang diperlukan oleh penis untuk ereksi. Untuk itu hindari makanan berlemak, gorengan dan yang diproses, tapi perbanyak buah, sayur, lemak sehat, kacang-kacangan, ikan dan minyak zaitun.

2. Menjaga berat badan tetap sehat
Kelebihan berat badan bisa berpengaruh terhadap kesehatan termasuk diabetes tipe 2 yang dapat merusak saraf di seluruh tubuh. Jika yang kena adalah saraf yang mempengaruhi penis maka disfungsi ereksi bisa terjadi.

3. Hindari tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi
Kadar kolesterol dan tekanan darah yang tinggi bisa merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh yang membawa darah ke penis sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Untuk itu kontrollah tekanan darah dan kolesterol secara teratur.

4. Tidak mengonsumsi alkohol secara berlebihan
Peminum alkohol berat bisa menyebabkan kerusakan pada hati, saraf dan kondisi lainnya yang bisa memicu disfungsi ereksi.

5. Olahraga secara teratur
Olahraga seperti berjalan, berenang dan aerobik diketahui bisa meningkatkan status kesehatan seseorang. Tapi hati-hati dengan olahraga yang menempatkan tekanan berlebih pada perineum (daerah antara skrotum dan anus), karena jika tidak menggunakan alat pelindung yang benar bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

6. Jangan hanya mengandalkan senam Kegel
Latihan kegel umumnya melibatkan otot-otot di panggul yang bisa membantu laki-laki dan perempuan yang mengalami inkontinensia (sulit menahan pipis), tapi belum ada bukti yang kuat bahwa latihan ini bisa mencegah disfungsi ereksi. Baca lebih lanjut