Category: Motifasi


Jakarta, Setiap orang pasti mendambakan tubuh yang sehat serta kuat sehingga terbebas dari penyakit. Untuk mendapatkan tubuh sehat ini ada 4 hal yang harus diperhatikan. Apa saja itu?

Banyak orang yang menyesali hidupnya ketika kesehatannya memburuk seiring bertambahnya usia, agar tidak merasa menyesal nantinya ada langkah-langkah yang perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat dan bisa menjaga kualitas hidup.

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang sehat, yaitu:

1. Pola makan sehat
Untuk tetap sehat, tubuh membutuhkan nutrisi pas yang menyediakan cukup kalori, vitamin, mineral dan serat agar seseorang dalam keadaan prima. Nutrisi yang pas ini harus sehat dan seimbang termasuk biji-bijian, buah dan sayuran.

Selanjutnya diperlukan pola makan yang bervariasi dalam arti mengandung berbagai macam makanan dengan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

2. Olahraga
Olahraga bisa menyelamatkan hidup seseorang serta meningkatkan kualitas hidup seseorang pada usianya. banyak orang berpikir olahraga harus berat, menyakitkan dan kuat, namun hal itu tidak benar sama skali.

Menurut Harvard Medical School’s Harvard Health Publication kunci untuk olahraga yang sehat adalah menggunakan kelompok otot besar dengan cara yang normal tapi berulang. Aktivitas fisik serta diet sehat memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar.

3. Ketenangan pikiran
Perasaan cemas, stres, fobia, rasa takut dan khawatir bisa mempengaruhi kesehatan, karena bisa menguras energu dan mengganggu aktivitas. Diperlukan asupan vitamin B kompleks terutama asam pantotenat yang memainkan peran penting dalam memproduksi hormon anti stres. Baca lebih lanjut

30 Langkah Penting Mengarahkan Anak

Biasakan anak-anak untuk bersikap taat kepada orang tua, guru, pengajar (ustadz) dan secara umum kepada yang usianya lebih tua. Ajarkan agar memandang mereka dengan penuh hormat. Dan sebisa mungkin dicegah dari bermain-main di sisi mereka (mengganggu mereka).

Apabila telah tampak tanda-tanda tamyiz pada seorang anak, maka selayaknya dia mendapatkan perhatian sesrius dan pengawasan yang cukup. Sesungguhnya hatinya bagaikan bening mutiara yang siap menerima segala sesuatu yang mewarnainya. Jika dibiasakan dengan hal-hal yang baik, maka ia akan berkembang dengan kebaikan, sehingga orang tua dan pendidiknya ikut serta memperoleh pahala.

Sebaliknya, jika ia dibiasakan dengan hal-hal buruk, maka ia akan tumbuh dengan keburukan itu. Maka orang tua dan pedidiknya juga ikut memikul dosa karenanya.

Oleh karena itu, tidak selayaknya orang tua dan pendidik melalaikan tanggung jawab yang besar ini dengan melalaikan pendidikan yang baik dan penanaman adab yang baik terhadapnya sebagai bagian dari haknya. Di antara adab-adab dan kiat dalam mendidik anak adalah sebagai berikut:

• Hendaknya anak dididik agar makan dengan tangan kanan, membaca basmalah, memulai dengan yang paling dekat dengannya dan tidak mendahului makan sebelum yang lainnya (yang lebih tua, red). Kemudian cegahlah ia dari memandangi makanan dan orang yang sedang makan.

• Perintahkan ia agar tidak tergesa-gesa dalam makan. Hendaknya mengunyahnya dengan baik dan jangan memasukkan makanan ke dalam mulut sebelum habis yang di mulut. Suruh ia agar berhati-hati dan jangan sampai mengotori pakaian.

• Hendaknya dilatih untuk tidak bermewah-mewah dalam makan (harus pakai lauk ikan, daging dan lain-lain) supaya tidak menimbulkan kesan bahwa makan harus dengannya. Juga diajari agar tidak terlalu banyak makan dan memberi pujian kepada anak yang demikian. Hal ini untuk mencegah dari kebiasaan buruk, yaitu hanya memen-tingkan perut saja. Baca lebih lanjut

Apabila anak bertingkah mengesalkan, membangkang, mengumpat atau mencuri, apa yang akan Anda lakukan? Menasehati, membentak, mencubit atau memukul? Mungkin Anda memilih menasehati. Tetapi banyak orang tua memilih memukul, bahkan menghajar untuk mendisiplinkan anak atau mendidiknya agar bersikap lebih baik.

Seto Mulyadi, pemerhati anak berpendapat, tindak kekerasan (hukuman fisik) dalam bentuk apapun pada anak tidak dapat ditoleransi. Hal tersebut selain tidak akan efektif juga akan merusak komunikasi dengan anak serta melanggar hak anak.

Senada dengan Seto Mulyadi, Ery Sukresno, Psi. juga berpendapat bahwa hukuman fisik tidak perlu diberikan kepada anak. Menurut Ery, “Berdasarkan penelitian, terungkap anak tidak dapat menangkap pesan atau kesan bahwa ia melakukan kesalahan setelah mendapat hukuman fisik. Yang justru tertangkap adalah pesan bahwa ia boleh memberikan hukuman fisik kepada orang lain.”

Lebih lanjut pecinta anak ini menuturkan, hukuman fisik juga bisa merusak harga diri anak. Karena biasanya sambil memberikan hukuman fisik, orang tua juga memarahi anak misalnya mengatakannya sebagai anak nakal. Orang tua tidak memberikan alternatif bagaimana seharusnya ia bersikap.

Ketimbang memberikan hukuman fisik, Ery menyarankan untuk mendisiplinkan anak. “Disiplin berasal dari kata disciple yang berarti mentraining (melatih) untuk membentuk tingkah laku baru atau memperbaiki tingkah laku. Dalam disiplin, tidak ada hukuman. Yang ada konsekuensi.” Baca lebih lanjut

Alhamdulillah setelah berselancar kesana – sini, akhirnya ketemu juga alunan merdu murotal anak juz amma (30) yang dibawakan oleh qari terkenal Ahmad Saud. Semoga bermanfaat

Ahmed Saoud – 085 – Al-Buruj.mp3

Ahmed Saoud – 086 – At-Tariq.mp3

Ahmed Saoud – 087 – Al-A’la.mp3

Ahmed Saoud – 088 – Al-Ghashiyah.mp3

Ahmed Saoud – 089 – Al-Fajr.mp3

Ahmed Saoud – 090 – Al-Balad.mp3

Ahmed Saoud – 091 – Ash-Shams.mp3

Ahmed Saoud – 092 – Al-Lail.mp3

Ahmed Saoud – 093 – Ad-Duha.mp3

Ahmed Saoud – 094 – Ash-Sharh.mp3

Ahmed Saoud – 095 – At-Tin.mp3

Ahmed Saoud – 096 – Al-‘alaq.mp3

Ahmed Saoud – 097 – Al-Qadr.mp3

Ahmed Saoud – 098 – Al-Baiyinah.mp3

Ahmed Saoud – 099 – Az-Zalzalah.mp3

Ahmed Saoud – 100 – Al-‘adiyat.mp3

Ahmed Saoud – 101 – Al-Qari’ah.mp3

Ahmed Saoud – 102 – At-Takathur.mp3

Ahmed Saoud – 103 – Al-‘asr.mp3

Ahmed Saoud – 104 – Al-Humazah.mp3

Ahmed Saoud – 105 – Al-Fil.mp3

Ahmed Saoud – 106 – Quraish.mp3

Ahmed Saoud – 107 – Al-Ma’un.mp3

Ahmed Saoud – 108 – Al-Kauthar.mp3

Ahmed Saoud – 109 – Al-Kafirun.mp3

Ahmed Saoud – 110 – An-Nasr.mp3

Ahmed Saoud – 111 – Al-Masad.mp3

Ahmed Saoud – 112 – Al-Ikhlas.mp3

Ahmed Saoud – 113 – Al-Falaq.mp3

Ahmed Saoud – 114 – An-Nas.mp3

 

Sumber : http://www.ilmoe.com.

Kita sering mengatakan bahwa kedelai dapat menjadi pengganti daging bagi mereka yang tergolong vegetarian. Kedelai merupakan gudang nutrisi dan Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari sejumlah produk berbasis kedelai seperti susu kedelai, tahu, tauge, kacang, saus dan tepung.

Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang banyak terdapat di Asia Timur. Mereka diklasifikasikan sebagai biji minyak. Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensial. Manfaat kedelai ditemukan pada negara-negara seperti China dan Jepang, di mana masyarakatnya lebih kecil terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara dan kelenjar prostat.

Berikut sejumlah manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari kedelai :

1. Antioksidan

Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.

2. Mengurangi resiko penyakit jantung

Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol “jahat”) serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.

3. Mencegah kanker

Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat. Baca lebih lanjut

Ada sebagian orangtua yang mengajarkan kepada anaknya untuk makan cepat. Dan tampaknya hal ini sudah menjadi salah satu kebiasaan hampir semua orang. Tapi pernahkah Anda mencoba makan lebih lebih lama? Makan  dengan lambat ternyata tidak selamanya terlihat buruk. Bahkan, sejumlah manfaat kesehatan bisa Anda peroleh dengan memberikan waktu lebih lama ketika Anda menyantap makanan. Manfaat tersebut antara lain:

*Cegah makan terlalu banyak 

Rasa kenyang biasanya tidak langsung datang begitu saja. Semakin banyak waktu yang Anda luangkan dalam menyantap makanan, semakin banyak waktu untuk otak Anda memutus sinyal atau rasa lapar. Bahkan, makan perlahan dapat membantu Anda menurunkan berat badan, atau setidaknya memberikan kontribusi untuk tetap menjaga berat badan yang sehat.

* Lebih nikmat

Makan satu gigitan pada suatu waktu memungkinkan Anda untuk menikmati makanan lebih lama. Untuk melakukannya, luangkan waktu untuk duduk, makanlah bersama orang-orang yang menyenangkan dan fokus pada apa yang Anda makan sambil menghindari gangguan seperti televisi. Memperlambat waktu makan berarti menjaga kesehatan Anda dan menikmati kesenangan gastronomi.

* Pencernaan yang lebih baik

Tahukah Anda bahwa bagian penting dari pencernaan terjadi di mulut dengan enzim yang diproduksi oleh air liur Anda? Pencernaan karbohidrat sebenarnya dimulai di mulut Anda dan kemudian berlanjut di usus kecil Anda. Protein dicerna terutama di perut Anda. Bila Anda mengunyah, perut Anda akan dikirim pesan tentang apa yang Anda makan sehingga dapat menyiapkan enzim yang diperlukan. Jadi, makan perlahan dan mengunyah dengan baik akan meningkatkan pencernaan Anda.

* Cegah resistensi insulin

Penelitian di Jepang menemukan, makan cepat berhubungan dengan resistensi insulin. Resistensi insulin adalah suatu kondisi diam yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena diabetes dan penyakit jantung. Juga, makan cepat tampaknya menjadi faktor risiko sindrom metabolik (kombinasi dari gejala-gejala seperti tekanan darah tinggi, obesitas, kolesterol tinggi, dan resistensi insulin).

* Hindari risiko refluks gastroesophageal

Makan cepat dapat menyebabkan refluks asam. Ini mungkin terutama berlaku bagi orang yang menderita gastroesophageal reflux disease (GERD). GERD merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan.

Sumber : http://health.kompas.com

Apa yang akan terjadi jika anak dibesarkan dalam kondisi yang dipenuhi dengan kekerasan? Tentu, ia akan mengadopsi cara-cara yang sering ia lihat ke dalam kehidupannya kelak. Meski tak selalu, lingkungan memang sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak selanjutnya, termasuk bagaimana orang tua mendidik mereka.

Anak yang dibesarkan dalam situasi keluarga yang nyaman tentu berbeda dengan anak yang selalu diberi hukuman fisik oleh orang tuanya. Sayangnya, tak sedikit orang tua yang tidak tahu bagaimana cara memberikan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan optimal anak. Akibatnya, anak pun tumbuh tidak sebagaimana yang diharapkan.

Nah, berikut ini adalah 10 hal yang harus dihindari dalam mendidik anak:

1. Terlalu lemah Misalnya, selalu memenuhi semua permintaan anak. Anak tidak diajar untuk mengenal hak dan kewajiban. Akibatnya, anak menjadi terlalu penuntut, impulsif (gampang melakukan tindakan tanpa perhitungan), egois, dan tidak memperhatikan kepentingan orang lain.

2. Terlalu menekan Misalnya, orang tua terlalu mengatur dan mengarahkan anak, tanpa memperhatikan hak anak untuk menentukan keinginannya sendiri, atau untuk mengembangkan minat dan kegiatan yang ia inginkan. Akibatnya, anak akan menjadi lamban, selalu bekerja sesuai perintah, tidak memiliki pendirian, dan suka melawan.

3. Perfeksionis Orang tua menuntut anak untuk menunjukkan kematangan sikap atau target tertentu yang umumnya melebihi kemampuan yang wajarnya dimiliki anak. Akibatnya, anak akan terobsesi untuk meraih prestasi yang diharapkan orang tuanya. Ia juga akan menjadi terlalu keras dan kritis terhadap dirinya sendiri.

4. Tidak memberi perhatian Orang tua hanya menyediakan sedikit waktu untuk memperhatikan setiap perkembangan anak, atau membantu anak menempuh tahap demi tahap perkembangannya. Akibatnya, anak tak mampu membina hubungan dengan lingkungannya dan akan tumbuh menjadi anak yang impulsif.

5. Terlalu cemas akan kesehatannya Orang tua terlalu berlebihan mencemaskan kondisi fisik anak. Padahal, secara obyektif, anak sehat. Sakit sedikit saja, orang tua cemasnya minta ampun. Akibatnya, anak akan mudah merasa tak sehat dan ikut merasakan kecemasan yang sama. Enggan bermain, takut jatuh, dan sebagainya. Baca lebih lanjut

Setiap orangtua tentu menginginkan yang terbaik bagi putra-putrinya. Hal itu dapat dicapai dengan menerapkan pola pengasuhan positif terhadap buah hati mereka.

Di Amerika Serikat, berkembang sebuah kampanye ‘five-a-day’ untuk perkembangan anak, yang berasal dari sebuah wadah pemikir bernama CentreForum. Kampanye itu berisi lima hal penting yang harus dilakukan setiap orangtua terhadap anak-anaknya, yaitu:

Membaca untuk anak selama 15 menit

Otak anak-anak mempelajari bahasa jauh lebih mudah pada tahun-tahun awal. Selain itu, paparan kata-kata yang berbeda sebanyak mungkin juga membantu membangun kosakata mereka.

Bermain di lantai bersama anak selama 10 menit

Bayi biasanya berusaha berinteraksi melalui ocehan dan gerak tubuh. Orangtua harus mendorongnya dengan bermain pada tingkat fisik mereka, yaitu di lantai.

Bercakap-cakap dengan anak selama 20 menit tanpa televisi
Anak-anak dari latar belakang miskin biasanya jauh lebih sedikit mendengarkan kata-kata yang diucapkan setiap harinya, dibandingkan mereka yang berasal dari keluarga kaya.

Dengan mematikan televisi dan berbicara, orangtua dapat meningkatkan kemampuan verbal dan keahlian membaca anak-anaknya, serta mempersiapkan mereka untuk bersekolah. Baca lebih lanjut

Inilah 10 Kerugian akibat Kurang Tidur

Anda pernah merasa uring-uringan dan pusing? Mungkin saja hal itu akibat kurang tidur. Jangan pernah anggap remeh keadaan ini! Kurang tidur dapat memengaruhi kehidupan seksual, daya ingat, kesehatan, penampilan, dan bahkan membuat tubuh Anda “melar”.

Berikut ini 10 hal mengejutkan yang terjadi akibat kurang tidur:

1. Kecelakaan Kurang tidur adalah salah satu faktor bencana terbesar dalam sejarah selain kecelakaan nuklir di Three Mile Island tahun 1979, tumpahan minyak terbesar Exxon Valdez, krisis nuklir di Chernobyl 1986, dan lain-lain.

Terdengar berlebihan, tapi Anda harus sadari kurang tidur juga berdampak pada keselamatan Anda setiap hari di jalan. Mengantuk dapat memperlambat waktu Anda mengemudi, yang setara ketika Anda mabuk saat menyetir.

Sebuah penelitian yang dilakukan Lembaga Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika menunjukkan bahwa kelelahan merupakan penyebab 100.000 kecelakaan mobil dan 1.500 kematian selama setahun di AS. Korbannya orang di bawah umur 25 tahun.   Studi yang sama menunjukkan, jika Anda kurang tidur atau memiliki kualitas tidur yang rendah, maka hal itu dapat menyebabkan kecelakaan dan cedera saat bekerja. Dalam sebuah penelitian, pekerja yang mengeluh mengantuk berlebihan pada siang hari rentan terluka saat bekerja dan secara terus-menerus mengalami kecelakaan yang sama saat bekerja.

2. Konsentrasi menurun Tidur yang baik memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar. Kurang tidur dapat memengaruhi banyak hal. Pertama, mengganggu kewaspadaan, konsentrasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Hal ini membuat belajar menjadi sulit dan tidak efisien. Kedua, siklus tidur pada malam hari berperan dalam “menguatkan” memori dalam pikiran. Jika tidak cukup tidur, maka Anda tidak akan mampu mengingat apa yang Anda pelajari dan alami selama seharian.

3. Masalah kesehatan serius Gangguan tidur dan kurang tidur tahap kronis dapat membawa Anda pada risiko:

* Penyakit jantung * Serangan jantung * Gagal jantung * Detak jantung tidak teratur * Tekanan darah tinggi * Stroke * Diabetes   Menurut beberapa penelitian, 90 persen penderita insomnia—gangguan tidur yang ditandai dengan sulit tidur dan tetap terjaga sepanjang malam—juga mengalami risiko kesehatan serupa.

4. Gairah seks menurun Para ahli melaporkan, kurang tidur pada pria dan wanita menurunkan tingkat libido dan dorongan melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan energi terkuras, mengantuk, dan tensi yang meningkat.

Bagi pria yang mengidap sleep apnea (masalah pernapasan yang mengganggu saat tidur) kurang tidur menyebabkan gairah seksual melempem. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 2002 menunjukkan, hampir semua orang yang menderita sleep apnea memiliki kadar testosteron yang rendah. Hampir setengah dari orang yang menderita sleep apnea parah memiliki tingkat testosteron yang rendah pada malam hari.

5. Menyebabkan depresi Dalam studi tahun 1997, peneliti dari Universitas Pennsylvania melaporkan bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur dapat menyebabkan gejala depresi.   Gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia, yang memiliki kaitan kuat dengan depresi. Dalam studi tahun 2007 yang melibatkan 10.000 orang terungkap bahwa pengidap insomnia 5 kali lebih rentan mengalami depresi. Bahkan, insomnia sering menjadi salah satu gejala pertama depresi.   Insomnia dan tidak nafsu makan akibat depresi saling berhubungan. Kurang tidur memperparah gejala depresi dan depresi membuat Anda lebih sulit tidur. Sisi positifnya, pola tidur yang baik dapat membantu mengobati depresi.

6. Memengaruhi kesehatan kulit Kebanyakan orang mengalami kulit pucat dan mata bengkak setelah beberapa malam kurang tidur. Keadaan tersebut benar karena kurang tidur yang kronis dapat mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah, dan lingkaran hitam di bawah mata.   Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh Anda melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis.   Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan. Ketika kita masih muda, hormon pertumbuhan manusia mendorong pertumbuhan. Dalam hal ini, hormon tersebut membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, dan memperkuat tulang.   “Ini terjadi saat tubuh sedang tidur nyenyak—yang kami sebut tidur gelombang lambat (SWS)—hormon pertumbuhan dilepaskan,” kata Phil Gehrman, PhD, CBSM, Asisten Profesor Psikiatri dan Direktur Klinis dari Program Behavioral Sleep Medicine Universitas Pennsylvania, Philadelphia. Baca lebih lanjut

Di sela aktivitas yang melelahkan, tak ada yang lebih efektif mengembalikan energi selain tidur siang. Meski sebentar, tidur siang mampu memperbaiki performa dan serta mengembalikan konsentrasi. Lalu, apa sebenarnya yang terjadi saat kita terlelap?

Rasa mengantuk di siang hari sebenarnya dipicu oleh zat kimia penyebab kantuk yang disebut adenosin, yang dibentuk dalam tubuh sepanjang hari. Jika pada malam sebelumnya kita kurang tidur, kadar adenosine yang tinggi bisa menyebabkan kita menjadi kelelahan dan mengantuk di siang hari.

Seperti halnya tidur di malam hari, saat tidur siang juga terjadi perbaikan sel-sel tubuh. Namun, kebanyakan tidur siang tidak mencapai fase tidur yang dalam, kecuali Anda sedang merasa sangat kelelahan bisa saja Anda mengalami fase REM (rapid eye movement) atau fase kita bermimpi, di siang hari.

Akan tetapi fase REM yang terlalu cepat bisa menyebabkan kita terbangun dengan perasaan pening karena sebelum memasuki fase REM sebenarnya kita perlu tidur dalam waktu yang cukup panjang.

Lantas, proses apa saja yang terjadi dalam tubuh ketika kita tidur siang?

5 menit pertama:

Otak menjadi tidak sadar, tetapi indera kita masih aktif. Karena itu suara yang keras atau tepukan di kulit akan langsung membuat kita terbangun. Kemudian setelah tekanan darah dan detak jantung menurun, mata kita akan tampak berhenti bergerak di pelupuk mata sepanjang waktu tidur.

20 menit kemudian:

Akumulasi hormon adenosin di dalam tubuh dipecah. Pada saat yang sama, kelenjar adrenalin menyiapkan hormon kortisol yang akan membuat kita lebih fokus dan waspada saat terjaga. Sementara itu sistem imun yang mulai melemah karena tubuh kelelahan memperbaharui dirinya kembali normal.

5 menit terakhir:

Suara alarm yang dipasang akan membuat otak melepaskan sejumlah zat kimia yang mematikan pusat tidur di otak. Sel-sel otak yang sudah beristirahat tersebut kini menjadi lebih aktif dan siaga. Seiring dengan berkurangnya hormon adenosin, tubuh pun terasa lebih segar.

Sumber :  msnbc